Menyelami dalamnya lautan ilmu Islam hingga nampak cahaya dan terasa indah dalam sukma

Fi`il Mudhari` Marfu`

Fi`il Mudhari` Manshub

Berang-Berang, Insinyur Pembuat Bendungan


Arsitektur adalah bidang di mana konsep seni dan estetika yang ditanamkan Allah dalam diri manusia dapat terlihat. Tapi tahukah Anda, ternyata masih terdapat banyak arsitek di alam ini yang sama terampilnya dengan manusia? Salah satu dari sekian banyak contoh yang ada adalah berang-berang.

Menebang Pohon dengan Gigi dan Cakar
Kisah tentang berang-berang dimulai dengan seekor pejantan dan betina yang pergi untuk membuat sarang baru untuk mereka sendiri. Pasangan berang-berang ini akan membangun rumahnya di atas sungai. Tapi, untuk mengerjakannya, pertama kali mereka harus membendung laju arus sungai. Untuk menahan laju aliran ini mereka menggunakan cara yang sama seperti yang telah dilakukan manusia selama ratusan tahun. Dengan kata lain, mereka membuat bendungan.

Share:

DZIKIR KUNCI KEBAIKAN



Tidak diragukan lagi setiap orang ingin mendapat kebaikan dan dijauhkan dari kemudharatan. Namun tidak semua orang sadar dan mau bersungguh-sungguh dalam mencapai keinginan tersebut. Padahal Allah Ta’ala telah menjelaskan kunci-kunci kebaikan tersebut dalam wahyunya dengan gamlang dan tegas. Kunci kebaikan itu adalah dzikir kepada Allah (dzikrullah).

Urgensi dan Kedudukan Dzikir.
Satu kepastian bahwa dzikir dan do’a adalah sebaik-baik amalan yang mendekatkan diri seorang muslim kepada Rabbnya, bahkan ia merupakan kunci semua kebaikan yang diinginkan seorang hamba di dunia dan akhirat. Kapan saja yang Alah Ta’ala berikan kunci ini pada seorang hamba maka Allah Ta’ala inginkan ia membukanya dan jika Allah menyesatkannya maka pintu kebaikan tersisa jauh darinya, sehingga hatinya gundah gulana, bingung, pikiran kalut, depresi dan lemah semangat dan keinginannya. Apabila ia menjaga dzikir dan do’a serta terus berlindung kepada Allah maka hatinya akan tenang, sebagaiman firman Allah :

الَّذِينَ ءَامَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللهِ أَلاَبِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
Artinya: “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah.Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Arra’du :28)
Dan mendapat keutamaan dan faedah yang sangat banyak didunia dan akherat. [Fiqh Al Ad’iyah wa Al Adzkaar, karya DR. Abdurrozaq bin Abdulmuhsin Alibadr]
Share:

Tawassul yang Dibolehkan dan yang Terlarang



Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, Yang membolak balikkan hati manusia, Raja yang menguasai segalanya. Siapa yang Allah beri petunjuk maka tidak ada yang bisa menyesatkannya dan siapa yang disesatkan maka tidak ada yang bisa memberi petunjuk kepadanya.

Tawassul dalam tinjauan bahasa dan Al Qur’an
At tawassul secara bahasa artinya mendekatkan diri dengan sesuatu amal (Al Misbahul Munir, 2/660). Bisa juga dimaknai dengan berharap (ar raghbah) dan butuh (Lihat Al Mufradat fi ghoribil Qur’an, 523). Terkadang juga dimaknai dengan “tempat yang tinggi”. Sebagaimana terdapat dalam lafadz do’a setelah adzan: “Aati Muhammadanil wasilata…”. Disebutkan dalam Shahih Muslim bahwa makna “Al Wasilah” pada do’a di atas adalah satu kedudukan di surga yang hanya akan diberikan kepada satu orang saja.
Ringkasnya, tawassul secara bahasa memiliki empat makna: mendekatkan diri, berharap, butuh, dan kedudukan yang tinggi.
Share:

Doa Agar Tetap Taat Kepada Allah swt



Tidak ada kebahagiaan, ketenangan, dan ketetntraman jasmani dan rohani selain hidup berada di bawah rambu-rambu Allah swt dan senantiasa dalam ketaatan, sebagaimana firman-Nya
أَلا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ  (62)
الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ (63)
"Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekuatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati." – (QS.Yunus {10}:62)
"(Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertaqwa." – (QS.Yunus {10}:63)
Share:

Mengambil Dunia Untuk Keselamatan Akhirat



Hadits keempat puluh

عَنْ ابْنِ عُمَرْ رضي الله عَنْهُمَا قَالَ : أَخَذَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بِمَنْكِبَيَّ فَقَالَ : كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيْلٍ. وَكاَنَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا يَقُوْلُ : إِذَا أَمْسَيْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الْمَسَاءَ، وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ. [رواه البخاري]

Kosa kata:
غريب       : Orang asing
عابر سبيل     : Pengembara
أمسيـ(ـت) : (engkau berada) di sore hari
أصبحـ(ـت) : (Engkau berada) di pagi hari.
   منكبـ(ي) : (kedua) pundakku

Share:

Hadits-Hadits Tentang Bid`ah


Banyak kaum muslimin yang masih meremehkan masalah bid’ah. Hal itu bisa jadi karena minimnya pengetahuan mereka tentang dalil-dalil syar’i. Padahal andaikan mereka mengetahui betapa banyak hadits Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam yang membicarakan dan mencela bid’ah, mereka akan menyadari betapa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam sangat sering membahasnya dan sangat mewanti-wanti umat beliau agar tidak terjerumus pada bid’ah. Jadi, lisan yang mencela bid’ah dan mewanti-wanti umat dari bid’ah adalah lisan Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam sendiri.

Share:

ILMU THABAQAH (Thabaqaturruwah)



 Ilmu thabaqah merupakan bagian dari ilmu rijalul hadits karena objek yang dijadikan pembahasannya adalah rawi-rawi yang menjadi sanad suatu hadits. Hanya saja masalahnya berbeda. Kalau dalam ilmu rijalul hadits para rawi dibicarakan secara umum tentang hal ihwal, biografi, cara-cara menerima dan memberikan al-hadits dan lain sebagainya, maka dalam ilmu thabaqah, menggolongkan para rawi tersebut dalam satu atau beberapa golongan sesuai dengan alat pengikatnya. Misalnya rawi-rawi yang sebaya umurnya digolongkan dalam satu thabaqah, dan para rawi yang seperguruan mengikatkan dalam satu thabaqah pula.
Share:

MAHROM




Mahrom merupakan salah satu masalah yang penting dalam Islam karena ia memiliki beberapa fungsi yang penting dalam tingkah laku, hukum-hukum halal/haram. Selain itu juga, Mahrom merupakan kebijaksanaan Allah swt dan kesempurnaan agama-Nya yang mengatur segala kehidupan. Untuk itu, seharusnya kita mengetahui siapa-siapa saja yang termasuk mahrom dan hal-hal yang terkait dengan mahrom.
Banyak sekali hukum tentang pergaulan wanita muslimah yang berkaitan erat dengan masalah mahrom, Seperti hukum safar, kholwat (berdua-duaan), pernikahan, perwalian dan lain-lain.
Share:

ISLAM ITU MUDAH



ISLAM ITU MUDAH

Diantara modal utama berdirinya benteng yang kokoh pada setiap jiwa muslim adalah membangun kesan bahwa Islam itu sebenarnya mudah dan ringan.
Sepertinya masih menjadi fenomena yang melekat pada diri ummat Islam kalau keberadaannya dalam Islam telah memaksanya untuk melaksanakan perintah-perintah keislaman yang dirasanya memberatkan dan menyulitkan. Kenyataan ini terjadi karena dua  faktor utama,
pertama mentalitas keislaman ( internal ),
kedua, rongrongan dari musuh terutama syetan ( eksternal ).

Share:

TAWADLU




وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الأرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلامًا (63)
"Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.(QS Al-Furqan {25}: 63)

“Tiada seorangpun yang berlaku tawadhu’ karena Allah melainkan Allah akan meninggikan kedudukannya.  Dan tiada seorangpun yang ambisi terhadap ketinggian di dunia, melainkan Allah pasti akan menghinakan dan merendahkannya.”  
(Al Hadits)
Share:

Latest Posts

Back to Top

Recent Posts

default
Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Cari Blog Ini


CAHAYA ISLAM

Join & Follow Me

Recommend us on Google!

Postingan Populer

Sepakbola GP