Pastikan anda me-like Cahaya Islam di Fans Page Facebook untuk mendapatkan informasi yang up to date.
Imam An-Nawawi
Al-Imam al-Allamah Abu Zakaria Muhyuddin bin Syaraf
an-Nawawi ad-Dimasyqi (الإمام العلامة أبو زكريا محيي الدين بن شرف النووي
الدمشقي),
atau lebih dikenal sebagai Imam Nawawi, adalah salah seorang ulama besar
mazhab Syafi'i. Ia lahir di desa Nawa, dekat kota Damaskus, pada tahun
1233 dan wafat
pada tahun 1278. Kedua tempat tersebut kemudian menjadi nisbat nama beliau, an-Nawawi
ad-Dimasyqi. Ia adalah seorang pemikir muslim di bidang fiqih dan hadits.
Imam Nawawi pindah ke Damaskus pada tahun 649 H dan
tinggal di distrik Rawahibiyah. Di tempat ini beliau belajar dan sanggup
menghafal kitab at-Tanbih hanya dalam waktu empat setengah bulan. Kemudian
beliau menghafal kitab al-Muhadzdzabb pada bulan-bulan yang tersisa dari tahun
tersebut, dibawah bimbingan Syaikh Kamal Ibnu Ahmad.
Semasa hidupnya beliau selalu menyibukkan diri dengan
menuntut ilmu, menulis kitab, menyebarkan ilmu, ibadah, wirid, puasa, dzikir,
sabar atas terpaan badai kehidupan. Pakaian beliau adalah kain kasar, sementara
serban beliau berwarna hitam dan berukuran kecil.
|
Guru-guru Imam Nawawi
Sang Imam belajar pada guru-guru yang amat terkenal
seperti Abdul Aziz bin
Muhammad Al-Ashari, Zainuddin bin Abdud
Daim, Imaduddin bin Abdul
Karim Al-Harastani, Zainuddin Abul Baqa, Khalid bin Yusuf Al-Maqdisi
An-Nabalusi dan Jamaluddin Ibn Ash-Shairafi, Taqiyuddin bin Abul
Yusri, Syamsuddin bin Abu
Umar. Dia
belajar fiqih hadits (pemahaman hadits) pada asy-Syaikh al-Muhaqqiq Abu Ishaq Ibrahim
bin Isa Al-Muradi Al-Andalusi. Kemudian belajar fiqh pada Al-Kamal Ishaq bin Ahmad bin
usman Al-Maghribi
Al-Maqdisi, Syamsuddin
Abdurrahman bin Nuh dan Izzuddin Al-Arbili serta
guru-guru lainnya.
Murid-murid Imam Nawawi
Tidak sedikit ulama yang datang untuk belajar ke Iman
Nawawi. Di antara mereka adalah al-Khatib Shadruddin Sulaiman
al-Ja’fari, Syihabuddin al-Arbadi, Shihabuddin bin Ja’wan, Alauddin al-Athar dan yang
meriwayatkan hadits darinya Ibnu Abil Fath, Al-Mazi dan
lainnya.
Karya
- Al-Majmu'
Syarh al-Muhadzdzab (المجموع شرح المهذب),
panduan hukum Islam yang lengkap.
- Minhaj ath-Thalibin (منهاج
الطالبين وعمدة المفتين في فقه الإمام الشافعي).
- Tahdzib
al-Asma (تهذيب
الأسماء).
- Taqrib
al-Taisir (التقريب والتيسير لمعرفة سنن
البشير النذير), pengantar studi hadits.
- Syarh Shahih Muslim (شرح صحيح مسلم),
penjelasan kitab Shahih Muslim bin
al-Hajjaj.[2]
- Ma
Tamas Ilaihi Hajah al-Qari li Shahih al-Bukhari (ما تمس
إليه حاجة القاري لصـحيح البـخاري).
- Riyadhus Shalihin (رياض
الصالحين),[3]
kumpulan hadits mengenai etika, sikap dan tingkah laku yang saat
ini banyak digunakan di dunia Islam.
- Tahrir
al-Tanbih (تحرير التنبيه).
- Al-Adzkar (الأذكار
المنتخبة من كلام سيد الأبرار), kumpulan doa Rasulullah.[4]
- At-Tibyan
fi Adab Hamalah al-Quran (التبيان في آداب حملة القرآن).
- Adab
al-Fatwa wa al-Mufti wa al-Mustafti (آداب
الفتوى والمفتي والمستفتي).
- At-Tarkhis
bi al-Qiyam (الترخيص بالقيام لذوي الفضل
والمزية من أهل الإسلام).
- Matn
al-Idhah fi al-Manasik (متن الإيضاح في المناسك),
membahas tentang haji.
Sumber: wikipedia.org
0 Comments:
Posting Komentar